1. PO (Standar Kelas Toleransi)
Kelas toleransi PO, sering disebut sebagai kelas "standar", dirancang untuk aplikasi di mana presisi dimensi tidak terlalu penting. Bantalan yang diproduksi dengan standar ini memiliki rentang toleransi yang relatif lebih luas untuk dimensi radial dan aksial. Ini berarti Bantalan Bola Alur Dalam Baja Krom Seri 1600 dapat memiliki sedikit variasi dalam ukuran, yang dapat diterima dalam situasi di mana presisi mutlak tidak diperlukan untuk pengoperasian mesin.
Bantalan PO biasanya digunakan dalam aplikasi industri umum, seperti pada mesin berkecepatan rendah hingga menengah, sistem konveyor, pompa, dan mesin lain yang mengutamakan efisiensi biaya dan keandalan daripada akurasi sempurna. Karena diproduksi dengan persyaratan toleransi yang lebih longgar, bantalan PO cenderung lebih terjangkau, menjadikannya pilihan yang sangat baik bagi perusahaan yang memprioritaskan anggaran tanpa terlalu mengorbankan kinerja. Misalnya, bantalan ini sering digunakan pada mesin konstruksi atau sektor industri lainnya yang tidak memerlukan pengoperasian berkecepatan tinggi namun memerlukan bantalan yang tahan lama karena lingkungannya yang kuat.
Dalam hal kinerja, bantalan PO umumnya lebih rentan terhadap sedikit ketidaksejajaran dan getaran dibandingkan dengan kelas toleransi yang lebih tinggi. Namun, bantalan ini masih dapat diandalkan dalam lingkungan industri pada umumnya, menawarkan kinerja yang solid dan masa pakai yang lama bila digunakan dengan tepat.
2. P6 (Kelas Toleransi Sedang-Tinggi)
Bantalan kelas toleransi P6 menawarkan peningkatan yang signifikan dibandingkan kelas PO, memberikan tingkat akurasi yang lebih tinggi dan rentang variasi dimensi yang lebih ketat. Dengan teknik manufaktur yang ditingkatkan dan kontrol kualitas yang lebih ketat, bantalan P6 dirancang untuk bekerja dengan presisi yang lebih baik, menjadikannya ideal untuk aplikasi yang memerlukan tingkat kecepatan sedang dan kapasitas membawa beban.
Toleransi yang lebih ketat pada bantalan P6 menghasilkan permainan radial yang lebih rendah, sehingga mengurangi potensi ketidaksejajaran dan getaran. Peningkatan presisi ini menjadikannya sangat berguna pada mesin yang beroperasi pada kecepatan sedang, seperti motor listrik, kipas industri, pompa, dan sistem konveyor. Misalnya, dalam industri tekstil, di mana mesin bekerja pada kecepatan yang konsisten tetapi harus menjaga kelancaran pengoperasian, bantalan P6 akan lebih cocok daripada bantalan PO.
Dalam hal kinerja, bantalan P6 unggul dalam memberikan pengoperasian yang lebih stabil, mengurangi potensi keausan yang berlebihan. Hal ini sangat penting pada peralatan yang membutuhkan ketelitian dalam pergerakan dan pengurangan gesekan agar dapat berfungsi secara optimal. Bearing ini biasanya bertahan lebih lama dan berkontribusi pada umur panjang mesin yang digunakan, menjadikannya pilihan terbaik antara bearing serba guna dan bearing presisi tinggi.
3. P5 (Kelas Presisi Tinggi)
Bantalan kelas toleransi P5 dirancang untuk aplikasi yang memerlukan tingkat presisi lebih tinggi daripada P6, menawarkan rentang toleransi yang jauh lebih ketat untuk dimensi radial dan aksial. Tingkat presisi ini sangat penting dalam aplikasi berkecepatan tinggi dan berkinerja tinggi di mana penyimpangan sekecil apa pun dalam geometri bantalan dapat mempengaruhi pengoperasian peralatan secara keseluruhan. Bantalan P5 diproduksi dengan standar kontrol kualitas tertinggi, dan toleransi yang lebih ketat memungkinkan kinerja yang mulus, senyap, dan efisien pada kecepatan lebih tinggi.
Dalam industri seperti manufaktur otomotif, ruang angkasa, peralatan medis, robotika, dan peralatan mesin CNC, penggunaan bantalan P5 sangat penting untuk mempertahankan tingkat kinerja yang diinginkan. Misalnya, pada mesin CNC, yang pergerakan komponennya harus sangat presisi, bantalan P5 memainkan peran penting dalam memastikan kelancaran pengoperasian dengan gesekan dan getaran minimal. Bantalan ini dapat mendukung kecepatan putaran yang lebih tinggi dan beban yang lebih berat tanpa mengurangi keakuratan alat berat secara keseluruhan.
Dari segi kinerja, bantalan P5 dikenal dengan daya tahan dan umur panjang yang unggul karena berkurangnya jarak bebas internal dan toleransi yang lebih ketat, sehingga meminimalkan keausan. Hal ini menjadikannya sangat berguna dalam lingkungan berperforma tinggi di mana peran bantalan dalam mengurangi gesekan dan mencegah ketidaksejajaran sangat penting untuk pengoperasian alat berat yang presisi.
4. P4 (Kelas Presisi Ultra Tinggi)
Bantalan kelas toleransi P4 mewakili puncak presisi dan akurasi bantalan. Dengan spesifikasi toleransi yang paling ketat, bantalan P4 dirancang untuk bekerja dalam aplikasi yang paling menuntut di mana bahkan kesalahan mikroskopis dalam geometri bantalan dapat berdampak signifikan pada fungsionalitas alat berat. Bantalan ini digunakan dalam industri yang memerlukan presisi ultra, seperti dirgantara, spindel berkecepatan tinggi, peralatan medis, manufaktur semikonduktor, dan mesin presisi.
Keuntungan utama bantalan P4 adalah toleransinya yang sangat ketat, yang memastikan putaran radial dan aksial minimal, getaran sangat rendah, dan akurasi operasional maksimum. Dalam industri seperti ruang angkasa, di mana bantalan digunakan pada peralatan yang sangat sensitif seperti mesin turbin, setiap penyimpangan dalam dimensi bantalan dapat menyebabkan kegagalan yang sangat besar. Bantalan P4 sangat penting dalam bidang presisi tinggi ini, menawarkan keandalan dan akurasi untuk memenuhi standar industri yang ketat.
Bantalan P4 juga disukai pada mesin berkecepatan tinggi, seperti mesin gerinda presisi tinggi, yang kecepatan putarannya melebihi persyaratan industri pada umumnya. Bantalan ini menjaga kelancaran pengoperasian, bahkan pada RPM yang sangat tinggi, dengan meminimalkan gesekan, yang merupakan penyebab utama keausan dan timbulnya panas. Proses produksinya yang berkualitas tinggi, dikombinasikan dengan toleransi yang paling ketat, menghasilkan bearing yang tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional namun juga memperpanjang umur mesin yang didukungnya.