1. Persyaratan beban
Bantalan bola dalam alur dapat menahan beban radial dan beban aksial tertentu. Pilih model bantalan bola dalam alur yang sesuai berdasarkan ukuran dan jenis beban (misalnya beban searah atau dua arah) dalam aplikasi sebenarnya. Misalnya, aplikasi beban tinggi mungkin memerlukan bantalan dengan diameter lebih besar atau peringkat beban lebih tinggi.
2. Kecepatan
Kecepatan bantalan merupakan faktor penting dalam memilih model yang sesuai. Kisaran kecepatan bantalan biasanya ditentukan oleh desain dan kondisi pelumasannya. Penting untuk mempertimbangkan stabilitas kerja dan umur bantalan pada kecepatan yang diharapkan dan memilih bantalan yang dapat beroperasi secara stabil pada kecepatan target.
3. Lingkungan kerja
Kondisi lingkungan, seperti suhu, kelembapan, debu, dll., juga akan mempengaruhi pemilihan bantalan. Di lingkungan dengan suhu atau media korosif, mungkin perlu memilih bahan khusus atau bantalan bersegel untuk meningkatkan daya tahan dan keandalan.
4. Ukuran bantalan
Diameter dalam, diameter luar, dan lebar bantalan harus sesuai dengan ukuran bagian kawin pada peralatan. Memilih bantalan ukuran yang tepat dapat memastikan pengoperasian dan pemasangan normal.
5. Metode pelumasan
Bantalan bola dalam alur dapat dilumasi dengan berbagai cara, seperti pelumasan oli atau pelumasan gemuk. Penting untuk memilih larutan pelumasan yang sesuai berdasarkan kebutuhan pelumasan sebenarnya dari aplikasi.
6. Persyaratan kebisingan dan getaran
Untuk beberapa aplikasi dengan persyaratan ketat terhadap kebisingan dan getaran, perlu memilih model bantalan dengan kebisingan rendah dan getaran rendah, atau menggunakan bantalan dengan tingkat presisi yang lebih tinggi.
7. Kenyamanan pemasangan dan pemeliharaan
Memilih bearing yang mudah dipasang dan dirawat dapat meningkatkan efisiensi penggunaan. Mengingat kemudahan persyaratan pemasangan dan pemeliharaan, Anda dapat memilih bantalan dengan segel dan pra-pelumasan yang sesuai.